Tahun 2001, Jakarta Bebas Bensin Bertimbel

Tak ada lagi kolong yang aman untuk penduduk Jakarta. Setiap saat petaka mengintip. Penyebabnya tiada lain adalah sekitar 3,5 juta knalpot kendaraan bermotor yang setiap harinya memacetkan jalanan di Jakarta. Lebih parah lagi, 63% kendaraan yang beroperasi itu termasuk jenis ‘penebar maut’, yang knalpotnya membuang 600 ton polutan timbal per tahun. Kelompok masyarakat yang paling rentan, tentu saja para pekerja informal yang setiap harinya mengais penghidupan di jalanan. Sebut saja tukang asong, pedagang kaki lima, pengamen, pengemudi bajaj, bus kota, mikrolet dan metro mini. Kelompok masyarakat inilah yang setiap harinya “bercumbu rayu” dengan zat-zat maut yang disemprotkan kendaraan yang lalu lalang di sekitarnya.

Jangan lupa untuk beri atribusi ke website KPBB saat mengutip press release hasil unduhan.


Photo by Eko Herwantoro on Unsplash

Leave a Reply Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.