KPBB Logo
HomeBeritaPublikasiRilis PersGallery
Kontak kami
HomeBeritaPublikasiRilis PersGalleryKontak kami
KPBB Logo

Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) berbagi informasi yang bisa bantu kamu bebas dari bahaya Timbel

Company

Tentang KamiArtikelPublikasi & Riset Rilis PersGalleriWhatsapp KPBBCar Free Day Indonesia

Kontak

Office

16th Floor Skyline Building Jalan MH Thamrin #9 Jakarta 10340

Email

info@kpbb.org

Telepon

+62 21 31906807

Social Media

Instagram

Arrow

Facebook

Arrow

Linkedin

Arrow

© Copyright 2026, All Rights Reserved by InfoKPBB

article

Jakarta • 27 Februari 2026

Dumping Kendaraan BS

Share to

Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India


Septian Farhan Nurhuda – detikOto

Kamis, 26 Feb 2026 13:05 WIB


Jakarta - Keputusan PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105 ribu unit pickup dari India masih menjadi perdebatan hingga sekarang. Bahkan, terbaru, muncul dugaan Indonesia hanya dijadikan 'tong sampah' atau tempat pembuangan pickup usang yang sudah tak memenuhi standar emisi.

Eksekutif Direktur Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), Ahmad Safrudin mengatakan, India telah menerapkan standar emisi Bharat Stage atau BS6 yang setara Euro 6. Sementara salah satu pickup yang diimpor ke Indonesia, Mahindra Scorpio, tak memenuhi standar tersebut.


"Betul, kita anggap itu (impor pickup India) dumping (obral harga ke negara lain). Karena India sudah masuk ke Euro 6," ujar Ahmad Safrudin dalam sesi konferensi pers (konpers) secara daring, Rabu (25/2).


Mahindra & Mahindra Ltd resmi menghadirkan lini produk terbaru mereka, Scorpio Pikup Single Cab dan Scorpio Pikup Double Cab. Dua mobil ini bakal dipasarkan oleh distributor RMA Group. 

 

Jika mengacu pada laman resmi Mahindra Indonesia, Mahindra Scorpio memang masih menganut BS4. Kendaraan itu, secara aturan, sebenarnya masih sesuai dengan standar emisi di Indonesia. Namun, tidak untuk India.

Disitat dari Transportpolicy, India langsung lompat dari BS4 ke BS6. Regulasi itu tertulis dalam Automotive Industry Standard (AIS) 137 mengenai Bharat Stage VI. Aturan itu diterbitkan Ministry of Road Transport & Highways (MoRTH) India dan berlaku secara nasional mulai April 2020.


Artinya, kendaraan dengan standar emisi di bawah BS6 tak boleh lagi beroperasi di India sejak enam tahun terakhir. Bahkan, pada 2023 atau tiga tahun setelah aturan diterbitkan, pemerintah setempat membuat On-Board Diagnostics atau OBD-nya lebih ketat.

 

Pada tahun itu, India masuk BS6 Phase 2 (Real Driving Emissions/RDE) yang menguji emisi di kondisi jalan nyata, bukan cuma di laboratorium. Kondisi tersebut membuat kendaraan yang dijual di sana, mau tak mau, harus ramah lingkungan.


"Barang busuk, wajar kalau diobral. Kita lihat di pasar-pasar, supermarket, kalau ada kue basah dijual, kalau dibeli sore hari harganya didiskon. Karena penjual tahu, kue itu akan kadaluarsa. Makanya diobral. Konteks ini juga demikian," kata Ahmad Sarifudin.


Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), Joao Angelo De Sousa Mota menyampaikan konferensi pers di Menara Ayodya, Jakarta, Selasa (24/2/2026). Kami telah menghubungi Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota untuk mencari kebenaran soal kabar tersebut. Meski membalas melalui pesan singkat, namun dia tak benar-benar merespons pertanyaan kami.


Sebagai catatan, PT Agrinas Pangan Nusantara bakal mengimpor 105 ribu unit mobil pickup buatan India dari merek Mahindra dan Tata Motors. Ratusan ribu pickup itu bakal digunakan untuk Koperasi Desa Merah Putih.


Agrinas telah meneken kontrak pengadaan kendaraan niaga senilai Rp 24,66 triliun. Kontrak tersebut mencakup pengadaan total 105 ribu unit kendaraan dari dua produsen otomotif asal India.


Sebanyak 35 ribu unit Scorpio Pick Up dipasok oleh Mahindra, sementara 70 ribu unit lainnya berasal dari Tata Motors, terdiri atas 35 ribu unit Yodha Pick-Up dan 35 ribu unit Ultra T.7 Light Truck.  (sfn/rgr)


pickup india
mahindra scorpio
pt agrinas pangan nusantara
kpbb
impor pick up india

Baca artikel detikoto, "Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India" selengkapnya https://oto.detik.com/berita/d-8373782/muncul-dugaan-indonesia-dijadikan-tong-sampah-pickup-india.

 

 

 

Author

kpbb cms 27 Februari 2026

Beri komentar

Beri tanggapan pada kolom dibawah.

Berita Terbaru

Dumping Kendaraan BS
27 Februari 2026

Dumping Kendaraan BS

Keputusan PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 10...

Inisiatif Uji Emisi di Jakarta
14 Desember 2025

Inisiatif Uji Emisi di Jakarta

In today’s ever-evolving world, storytelling has b...

Sepeda Motor Diklaim Jadi Sumber Polusi Terbesar di DKI Jakarta
08 April 2022

Sepeda Motor Diklaim Jadi Sumber Polusi ...

-

Rilis Pers

Berita Lainnya

Dumping Kendaraan BS
27 Februari 2026

Dumping Kendaraan BS

Keputusan PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105 ribu unit pickup dari India masih menjadi perdebatan hingga sekarang. Bahkan, terbaru, muncul dugaan Indonesia hanya dijadikan 'tong sampah' atau tempat pembuangan pickup usang yang sudah tak memenuhi standar emisi.

Selengkapnya

Arrow Right
Inisiatif Uji Emisi di Jakarta
14 Desember 2025

Inisiatif Uji Emisi di Jakarta

In today’s ever-evolving world, storytelling has become a powerful tool for connection. Revision provides a unique platform for individuals to share their stories.

Selengkapnya

Arrow Right
Sepeda Motor Diklaim Jadi Sumber Polusi Terbesar di DKI Jakarta
08 April 2022

Sepeda Motor Diklaim Jadi Sumber Polusi Terbesar di DKI Jakarta

-

Selengkapnya

Arrow Right